by

Profil da’i dan da’iyah ideal

Da’i dan Da’iyah adalah sosok figur yang mempunyai banyak sekali keutamaan, sebab para aktifis dakwah atau da’i yang banyak sekali memegang peranan-peranan penting untuk membina ummat dalam hal ilmu pendidikan agama. Di pundak merekalah nilai-nilai agama bisa tersalurkan kepada para murid atau orang yang menjadi sasaran dakwah.

Oleh karena tanggung jawab sebagai seorang da’i sedemikian berat maka Islam sangat menghargai dan menghormati orang-orang yang mau menjadi da’i ataupun da’iyah, bahkan dikatakan didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Allah SWT akan memberikan pahala yang besar bagi para da’i. Nabi Muhammad SAW Bersabda :

Berikut ini ada lima modal utama untuk menjadi seorang Da’i dan Da’iyah yang ideal di antaranya :

 

  • Ikhlas

Sebagai seorang da’i harus ikhlas dalam menjalankan tugas-tugasnya. Agama Islam mengajarkan bahwa setiap amal perbuatan harus dilandasi dengan niat yang benar, artinya benar – benar ikhlas hanya untuk mencari ridha Allah SWT semata. Bukan karena ingin di sanjung, ingin di hormati dan semua hal yang bisa menjadikan pahala dari Allah SWT berkurang bahkan hilang sama sekali.

Allah SWT dalam Al-Qur’anul Karim telah berfirman:

Rendah hati merupakan sebuah keharusan yang wajib dimiliki untuk menjadi Da’i ideal, sebab menghiasi diri dengan rendah hati akan menjauhkan dari sifat-sifat tercela misalnya : sombong, pamer (riya’), tinggi hati, meremehkan orang lain dan lain sebagainya.

Sebagai catatan bahwa sesungguhnya ilmu, kepandaian, kepintaran yang kita miliki jika dibandingkan dengan ilmu Allah, belumlah ada apa-apanya. Sebab ilmu yang Allah berikan kepada kita memang hanya sedikit sebagaimana firman-Nya :

  • Sabar

Menjadi seorang da’i dan da’iyah ideal tidaklah mudah, tidak semudah membalikan telapak tangan, sebab tugas dan tanggung jawabnya sangatlah besar,  terkadang begitu rumit dan pelik menghadapi para santrinya atau mad’u yang mempunyai karakter dan sifat yang berbeda-beda, belum lagi persoalan-persoalan yang datang silih berganti, baik dari pihak eksternal maupun dari dalam diri sendiri misalnya persoalan dalam keluarga yang terkadang juga membuat hati menjadi gelisah. Dan semua itu tentulah tidak bisa dibiarkan begitu saja tetapi harus dihadapi dan dijalani dengan penuh kesabaran dan ketabahan serta perhatian yang serius. Untuk itulah sebagai seorang juru dakwah ideal dituntut untuk memiliki kesabaran yang terus diasah agar mampu menghadapi persoalan-persoalan yang datang. Sebab hanya dengan bersabarlah maka pertolongan Allah akan selalu ada buat kita. Sebagaimana firman-Nya :

 

  • Menjadi Teladan

Seorang da’i haruslah bisa menjadi teladan atau contoh bagi para santrinya atau mad’u-nya. Dan sifat keteladanan ini berlaku untuk semua hal, baik pergaulannya sehari-hari, tutur katanya, sopan santunnya, tingkat ketaqwaannya, dan lain-lain. Jadi bukan hanya ketika pada saat mengajar saja yang harus dicontohkan, tetapi bersifat disemua lini kehidupan yang sedang dijalani. Semua aktifitas harus bisa menjadi teladan bagi para santri dan lebih luas lagi bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

  • Pemaaf

Da’i atau aktifis dakwah yang ideal harus memiliki sifat pemaaf, sebab sifat pemaaf adalah salah satu faktor yang bisa menunjang keberhasilan seorang da’i didalam menyampaikan misi dan tujuan dakwahnya.

Dengan sifat pemaaf maka orang yang menjadi sasaran dakwah kita akan lebih betah untuk belajar tentang Islam.

Namun demikian apapun yang terjadi pada proses berdakwah, seorang da’i harus tetap sabar, tidak boleh punya rasa dendam, harus mampu menahan amarah, harus bersikap lemah lembut kepada seluruh sasaran dakwahnya tanpa dipilah-pilah, harus adil dan bijaksana.

  • Memperdalam Ilmu

Seorang da’i ideal dituntut untuk terus belajar guna memperdalam ilmu yang sudah dimilikinya, utamanya pelajari ilmu yang berkaitan langsung dengan materi dakwah yang diajarkannya, sebab memperdalam ilmu ini sangat besar pengaruhnya terhadap santri-santri atau mad’u yang diajarinya.

Itulah lima modal utama untuk menjadi da’i ideal dalam perspektif umum. Masih banyak sekali sifat-sifat yang lain tentunya. Semoga menjadi keberkahan untuk kita semua dan menjadi sebab keridhoan Allah SWT kepada kita semua.

Header'

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya