by

Temu Kangen Alumni Dalam Mengahadapi Tantangan Dakwah Pada Era Pandemi

Pandemi covid-19 yang masih terjadi di era new normal saat ini seharusnya tidak menghalangi gerakan dakwah. Justru sebaliknya, ini dijadikan kesempatan bagi para dai untuk semakin kreatif dalam berdakwah.

Pada dasarnya setiap Muslim adalah dai. Apapun profesinya, tetapi sejatinya Allah memerintahkan setiap Muslim untuk menyeru kepada kebaikan.

Dakwah sendiri memiliki metode. Ada enam metode yang bisa digunakan untuk berdakwah.
Pertama, dakwah fardiyah yaitu dakwah seseorang kepada orang lain dalam jumlah yang sedikit. Kedua, dakwah ammah yaitu dakwah yang dilakukan seseroang dengan lisan yang ditujukan kepada banyak orang yang dimaksukan untuk menanamkan pengaruh.

Ketiga, dakwah bil lisan yaitu penyampaian secara lisan melalui ceramah dan komunikasi langsung dengan objek dakwah. Keempat, dakwah bil hal yaitu melalui perbuatan. Ini bisa dilihat bagaimana Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.

Misalnya, bagaimana ketika Mushab bin Umair, ketika menjadi duta dakwah di Madinah. Di sana, dakwahnya banyak diminati karena cara dakwah Mushab menarik banyak orang karena Mushab memakai wewangian dan penampilan yang menarik.

Kelima, dakwah bil tadwin yaitu melalui tulisan. Baik itu buku, koran, atau tulisan yang mengandung pesan dakwah. Keenam, dakwah bil hikmah. Yaitu, dakwah dengan cara arif dan bijaksana. Sehingga, membuat objek dakwah tertarik dengan materi dakwah tanpa ada tekanan dan konflik.

Namun, semenjak dunia dilanda pandemi virus covid-19 beberapa bulan terakhir ini, maka terjadi banyak perubahan. Dan ini berdampak pada aktivitas dakwah.

Tabligh akbar, seminar dakwah, pengajian, dilarang. Sementara, pandangan orang tentang dakwah itu adalah tabligh akbar. Dan hal itu saat ini tak bisa dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran virus corona.
Karena itulah, di masa pandemi covid-19 ini, dan penerapan new normal sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran covid-19, maka ini bisa menjadi kesempatan berkreatifitas di kalangan dakwah.

“Kondisi ini seharusnya tidak membuat aktivitas dakwah terhenti. Justru seharusnya membuat aktivitas dakwah kita menjadi terasah,”. Ahad (13/9) Ar-Risalah Media Center.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *